Laman

  • Get Gifs at CodemySpace.com

Selasa, 20 Maret 2012

Sekenario Drama - Pergi Untuk Kembali

Pergi Unutk Kembali

Pada suatu hari stefani mendaftar disebuah Sekolah Mengah Pertama yaitu SMP N Sg Jakarta, Ia mendaftar seorang diri tiba – tiba seorang cewek yang menghapirinya.
Dina : “Hai . . .” ( Menyapa Dengan Penuh Senyuman )
Stefani : “Hai juga ,. . .”
Dina : “Mau daftar ya ?”
Stefani : “Iya”
Dina : “Kenalkan namaku Dina” ( Sambil mengelurkan tangan kanannya )
Stefani : ”Oh Ya. . . namaku Stefani” ( Menjabat tangan Dina )

Sesudah mendaftar keesokan harinya, Stefani mengikuti tes di Sekolah tersebut , iapun bertembu kembali dengan Dina.
Stefani : “Hai. . . bertemu lagi kita” ( Sambil memegang pundak Dina )
Dina : “Oh ya . . . apa kamu diruang ini juga”
Stefani : “Iya . . . eh sudah bel tuh kita masuk yuk . . .”
Dina : “Yuk . . .” ( Mereka berjalan menuju ruang tersebut )

Setelah mengikuti tes tersbut, Sterfani diterima disekolah tersebut dengan nilai yang cukup bagus setelah mengikuti tes tersebut kemudia ia pulang kerumahnya.
Stefani : “mama . . . .” ( memanggil dengan penuh semngat )
Ibu Ratna : “Ia Fan ada apa ?”
Stefani : “Aku Diterima disekolah itu Ma .”
Ibu Ratna : “Syukurlah. Selamat ya fan” ( Sambil memeluk Stefani )
Stefani : “Makasih Ma . . . .”
Ibu Ratna : “Ya sudah sana mandi dulu !”
Stefani : “Iya ma. Oh ya ma, nanti aku mau pergi sama temen – temen boleh kan.?”
( Dengan suara Memelas )
Ibu Ratna : “Pergi Kemana?”
Stefani : “Cuma Mau jalan – jalan aja. .”
Ibu Ratna : “Iya, mama izinkan”
Stefani : “terima kasih ma…”

Setelah mandi Stefani lalu pergi menuju mall ketempat ia dan Dina janjian.
Stefani : “maaf Din, Lama ya . . .”
Dina : “ya Gak papa, oh ya kenalkan temanku Vina”
Vina : “Hai . . . Saya Vina” ( Sambil mengulurkan tangan kanannya )
Stefani : “( Bertanya menyidik )” hai juga . .Saya Stefani,Kayaknya aku ngeliat kamu
Vina : “Iyalah . . Kita kan satu kelas”. ( Sambil memegang pundak Stefani )
Stefani : “masak sih . . . kok aku nggak nyadar, jadi kamu kelas VIIA ya . . ?”
Vina : “Iya . . . Semoga kita bisa jadi teman baik ya”. ( berkata dengan penuh senyuman )
Stefani : “aku harap sih begitu”
Dina : “Wah, aku dicuekin nih. . .!”
Stefani : “iya deh,maaf.” ( Sambil tersenyum )
Dina : “Jalan – jalan yuk”
Stefani dan Dina : “yuk . .”

Setelah puas jalan – jalan di mall, mereka memutuskan untuk pulang karena udah capek.
Stefani : “Aku pulang duluan ya .?”
Vina : “Ya, kamu naik apa ?” aku antar pulang yuk.”
Stefani : “Nggak papa, aku naik taksi aja. Sampai jumpa.”
( Pergi meninggalkan Dina dan Vina )
Dina dan Vina : “Iya sampai bertemu disekolah besok pagi.”

Keesokan harinya Stefani berangkat menuju sekolah didalam kelas ia bertemu dengan Vina dan Dina. Hari ini ia harus mengikuti MOS ( Masa Oreantasi Siswa ) sebagai tanda mereka telah menjadi siswa – siswi di SMP N 59 Jakarta. Disana Stefani, Dina dan Vina harus menghadapi kakak – kakak kelasnya.
Stefani : “Wah, Aku takut nih nanti diapain ya?”
Dina : “Iya kakak kelasnya galak – galak lagi . .”
Vina : “ssst. . . diam nanti dimarahin” ( memandangi Stefani dan Dina )

Lalu seorang kakak kelas mereka mengahampiri.
Arya : “Kalian semua harus mengikuti perintah dari kakak – kakak kelas. Apabila
Kalian membantah kalian akan mendapat hukuman dari kita semua
Mengerti !” ( Bicara dengan keras dan membentak - bentak )
Semua Siswa Baru : “Mengerti”! ( Menjawab dengan Tegas )
Stefani : “Wah keren banget ya, kakak kelas yang itu .” ( Sambil melihat arya )
Vina : “kamu bener banget Fan. Dia emang keren sih.”
Stefani : “Iya”
Vina : “Wah, naksir ya, Fan” ( Menggoda Stefani )
Stefani : “( Menjawab dengan malu – malu )” Apaan sih, kalian”.
Vina dan Dina : “Ciye – ciye . . fan”. ( terus menggoda Stefani )
Arya : “Ssst. . . diam dek!” ( Melihat mereka bertiga )
Stefani, Dina dan Vina : “Iya, kak”
Vina : “Wah Fani . . . Seneng Bnaget nih.”
Stefani : “Sssst. . . diam nanti dimarahin lagi!”

Waktu Istirahat Kedua mereka menuju ke kantin.
Stefani : “Capek nih minum dulu ah”
Dina : “Eh kak, temen aku mau kenalan nih” ( Menghentikan langkah arya )
Stefani : “Ap Sih Din?” ( malu – malu )
Arya :” siapa yang mau kelanalan sama saya”
Dina : “Ini kak, namanya stefani”
Arya : “hai . . . aku arya” ( mengulurkan tangan kanannya )
Stefani : “Hai . . aku Stefani”, maaf ya kak, temen – temen aku emang suka kayak gitu.”
Arya : “ya gak papa, duluan ya.” ( meninggalkan mereka bertiga ).
Vina dan Dina : “Ya, kak.”
Vina : “( Setelah Arya Pergi )” Ciye – Ciye fani bahagia nieh”
Stefani : “Apaan sih kalian ? udah deh jangan godain aku lagi. ( malu – malu )

Setelah Menjalani MOS selama 3 Hari, mereka pun resmi menjadi Siswa di SMP N 59
Jakarta
Stefani : “Ma . . .. Capek nih . .”
Ibu Ratna : “Emang kamu capek kenapa ?”
Stefani : “Tadi MOS, dan banyak kegiatanya, Ma .”
Ibu Ratna : “Gitu aja kok capek.” ( Meledek )
Stefani : “Oh ya ma, tadi aku bertemu sama kakak kelasku, dia keren banget ma?”
Ibu Ratna : “emang namanya sapa?”
Stefani : “Arya Ma, memang mama kenal !”
Ibu Ratna : “Enggak sih . . .”
Stefani : “Dia, anak kelas IXB, Salah satu anggota osis dan kata teman – temanya
Dia pintar”
Ibu Ratna : “Kamu naksir ya critanya” ( Menggoda Stefani )
Stefani : “Apaan sih ma, mama itu kayak Dina dan Vina aja, suka banget godain aku”
Ibu Ratna : “Ya Udah tidur sana uda pukul 21.30 WIB, Besok kamu bisa terlambat sekolah”
Stefani : “Iya Ma,” ( Pergi Menuju kamar )
Ibu Ratna : “Malam Stefani. Selamat tidur dan mimpi indah”
Stefani : “Iya Ma, Selamat tidur juga

Keseekon harinya ia pun berangkat sekolah dan seperti biasannya ia bertemu dengan Dina dan Vina.
Vina : “Fan, aku punya kabar baik buat kamu ?” ( Dengan penuh Semangat )
Stefani : “Kabar baik apa?”
Vina : “Tadi aku bertemu dengan kak arya, dia minta nomer HP kamu lho..”
Stefani : “Terus, kamu kasih”
Vina : “Ya iyalah aku kasih masak nggak sih..”
Dina : “Bel tuh masuk kelas yuk . . .”
Stefani dan Vina : “Ayo” ( Mereka berjalan untuk masuk kelas
Bel istirahat pun berbunyi mereka bertiga berjalan – jalan di taman dan mereka bertemu dengan Arya.
Arya : “Hai Semua ( Menyapa Stefani, Dina dan Vina )
Vina : “Eh kak, mau ngapain disini?”
Arya : “mau ngomong sama stefani, boleh kan?”
Dina : “Tentu saja boleh kak.” ( dengan tersenyum ).
Arya : “Maksih ya.”
Vina dan Dina : “Sama – sama, kak.”
Vina : “Kalau begitu kami pergi dulu ya?”
Stefani : “ya”
Lalu Dina dan Vina pergi meninggalkan Stefani dan Arya diteman Sekolah.
Stefani : “kakak mau bicara apa?”
Arya : “Aku mau ngajak kamu jalan.”
Stefani : “Kemana kak….?”
Arya : “Ke Kafe Mawar..”
Stefani : “Sebentar, Aku fikir – fikir dulu.”
Arya : “Ayolah, nggak usah terlalu lama mikir.”
Stefani : “Iya deh kak, aku mau.”
Arya : “nanti aku tunggu kamu di gerbang sekolah ya?”
Stefani : “Iya kak”

Bel pulangpun berbunyi lalu Stefani pun berlari menuju gerbang Sekolah dan disitu arya sudah menunggu diatas motornya .
Arya : “Ayo Fan naik”

Stefani naik ke motor Arya dan merekapun menuju kafe mawar setelah di kafe mereka masuk dan duduk .
Arya : “Kamu mau minum apa”
Stefani : “terserah kakak aja.”
Arya : “kalau gitu, 2 Gelas Cappicino ya mbak?”

Pelayanpun pergi untuk mengambil pesanan Stefani dan Arya.
Pelayanan : “Ini mas” ( Meletakkan pesanan Stefani dan Arya )
Arya : “Makasih ya mbak.”

Ditengah minum tiba – tiba Arya berbicara
Arya : “Fan, aku sudah suka sama kamu sejak pertama kali aku ngeliat kamu.”
( berbicara dengan suara terputus – putus )
Stefani : “Apa kak. . . . kakak suka sama aku.” ( kaget )
Arya : “iya Fan, aku beneran suka sama kamu.”
Stefani : “terus kakak mau apa..”
Arya : “kakak mau kamu menjadi pacar kakak”
Stefani : “Tapi..”
Arya : “Tapi apa Stefani..”
Stefani : “Tapi aku tidak bisa menolak cinta kakak” ( Sambil Tersenyum )

Akhirnya mereka berdua jadian disiang itu dan seperti biasa Stefani pergi sekolah dan bertemu kedua sahabatnya yaitu Dina dan Vina.
Stefani : “aku punya kabar gembira lho . . .”
Dina : “kabar baik apa Fan ? ( Penasaran dengan kabar yang Stefani mau katakana )
Stefani : “Aku Sudah jadian Lho . . . .”
Dina : “selamat, ya Fan.” ( Sambil memeluk Stefani )
Vina : “Aku juga mau ngucapin selamat .
Stefani : “terima kasih ya kalian berdua memang sahabat terbaikku”
Dina : “Traktiranya mana , Fan?”
Stefani : “Ian anti kalau istirahat kalian akan teraktir makan di kantin “
Vina : “Asyik tuh.”

Bel istirahatpun berbunyi dan mereka pergi menuju kantin dan di kantin ia bertemu dengan Arya.
Dina : “Fan, tuh pacar kamu tuh?”
Stefani : “Apaan sih. . .” ( Malu – malu )
Vina : “gak usah malu Fan. Arya kan sudah jadi cowok kamu.”
Dina : “ya, masak sama cowok sendiri malu.” ( Meledek Stefani )
Arya : “Hai . . . . Fan.”
Vina : “Wah, yang disapa Stefani aja nih . .”
Dina : “Iya, Kak Arya lupa nih?”
Arya : “Oh. Maaf deh! Oh ya Fan, pulang sekolah jalan yuk !! nanti aku tunggu
Ditempat biasanya ?
Stefani : “Iya, Kak.”

Bel sekolahpun berbunyi dan mereka bertemu di gerbang sekolah. Lalu menuju disebuah mall.
Arya : “Makan dulu yuk . . . laper ?”
Stefani : “Terserah kakak.”
Arya : “ disitu aja ya Fan.” ( Menuju sebuah restoran )
Stefani : “ya”

Kemudian mereka berdua makan ditempat yang ditunjuk oleh arya. Ditengah – tengah makan Arya berbicara kepada Stefani.
Stefani : “Kenapa kakak diam dari tadi.?”
Arya : “tidak ada apa – apa”
Stefani : “Ayolah kakak jujur saja sama aku,” ( menatap mata Arya )
Arya : “Fan, Setelah lulus nanti aku akan melanjutkan sekolahku di luar negeri, kamu
Gak papa kan. Kalau aku tinggal.
Stefani : “berapa lama kakak disana.?”
Arya : “munkin sekitar 2 tahun.”
Stefani : “kenapa kakak gak ngalanjutin sekolah disini aja?”
Arya : “soalnya orang tua kakak akan pindah ke Amerika dan sebagai anak aku harus
Ikut Mereka kan.?”
Stefani : “iya kak, tapi aku bagaimana.?”
Arya : “Kamu gak usah sedih , aku pergi untuk sementara dan aku pasti kembali untuk kamu”
Stefani : “kakak janji !”
Arya : “ya kakak janji akan kembali dan kamu janji juga kepada kakak untuk setia menunggu
kakak pulang.”

1 tahun berlalu Arya telah Lulus SMP N 59 Jakarta dan Arya pun telah pergi ke Amerika meningggalkan stefani.
Dina : “Sudah Fan, gak usah sedih kayak gitu donk.?”
Vina : “Iya Fan, kita kan jadi ikutan sedih.”
Dina : “lagian Arya kan bukan pergi selamanya”
Vina : “ya, pasti dia akan kembali.”
Stefani : “Terima kasih, kalian mau menghiburku”
Dina dan Vina : “Ya sama – sama kamu kan sahabat kita.”

Tiba – tiba guru ,masuk dengan seorang siswa baru.
Ibu Ani : “Pagi anak – anak:
Siswa : “Pagi . . . . .”
Ibu Ani : “Anak – anak kenalkan ini siswa baru namanya Rio Ardiyanto pindahan dari Surabaya
Ibu berharap kalian bisa berteman dengan baikdengan Rio.
Siswa : “iya bu….”
Ibu Ani : “Silahkan Rio kamu duduk disamping Stefani.”

Kemudian Rio duduk disamping Stefani
Rio : “kenalkan Aku Rio”
Stefani : “Stefani”

Setelah bel berbunyi Stefani, Dina dan Vina pergi ke kantin dan disitu Rio menghampiri mereka
Rio : “hai Stefani”
Stefani : “Hai Jugam, Rio”
Rio : “Aku boleh gabung nggak”
Stefani : “boleh kok, kenalkan itu kedua temanku Dina dan Vina.” ( Sambil menunjuk Dina dan
Vina )
Stefani : “Aku pergi dulu ya, Rio.”
Rio : “ya”
Dina : “Aku ikut”
Vina : “Aku Juga.” ( mereka bertiga meninggalkan Rio )
Dina : “Kayaknya Rio Suka deh sama kamu”
Stefani : “Kamu ngomong apa sih, Din?
Vina : “Iya . . . . . stefani kan udah punya Arya.”
Stefani : “Udalah jangan bahas it uterus !”

Setelah pulang sekolah Stefani, Dina dan Vina berencana untuk pergi ketoko buku bersama, tapi tiba –tiba Rio menemui dan berkata.
Rio : “Fan, aku antar pulang yuk.”
Stefani : “nggak usah”
Rio : “Ayolah.” ( Rio Membujuk )
Dina : “ya sudah Fan, ikut Rio saja.!”
Stefani : “Lalu acara jalan – jalan kita gimana.?”
Vina : “Besok kan juga bisa, kasian tuh sama Rio.”
Stefani : “Ya, sudah kalau gitu aku duluan ya?
Vina dan Dina : “Ya sampai jumpa Fan.”

Stefani pergi dengan Rio Meninggalkan 2 sahabatnya .
Rio : “Sebelum kamu aku antar pulang, kita mampir ke kafe dulu ya.?”
Stefani : “Tapi, aku sudah janji sama mama mau pulang cepat.”
Rio : “Please,Stefani.”
Stefani : “ya sudah deh, tapi jangan lama – lama.”
Rio : “Ya, kamu santai aja.”
Dikafe tersebut Rio Menyataka Cintanya kepada Stefani
Rio : “Sejak pertma kami aku ngeliat kamu aku sudah suka dengan kamu.”
( Berbicara dengan suara terputus – putus )
Stefani : “kamu suka sama aku ? apa aku nggak salah denger?”
Rio : “Nggak kok, kamu gak salah denger aku memang suka sama kamu maukan jadi
Pacarku ?” ( Memohon – mohon )

Stefani berfikir sejenak, lalu ia berpikir lebih baik ia menrima Rio untuk mengatasi rasa kesepianya dan dia berpikir munkin Arya di amerika sudah memilki Cewek lain.
Stefani : “( Menjawab dengan tegas )” Aku mau !”
Rio : “Apa?”
Stefani : “Aku mau”( bicara dengan suara yang keras )

Keesokan harinya ia berencana untuk jalan – jalan dengan Dina dan Vina kesebuah Taman.
Stefani : “Din, aku sudah jadiab lho . . . sam Rio ?
Dina : “Masak sih ? jadi sekarang kamu selingkuh ?
( bertanya dengan perasaan kaget )
Stefani : “Ya aku nggak tau harus menjawab apa, ya sudah aku jawab ia saja.” ( berbicara
dengan santai )
Vina : “Ya . . . sudahlah kita Cuma bisa mendukung keputusanmu saja. Kalau kamu mennggap
ini yang terbaik untuk kamu” ( sambil memegang pundak Stefani )

6 bulan Sudah berlalu hubungan Rio dan Stefanipun berjalan dengan baik. Dihari kasih sayang tepat 14 Februari itu, Rio dan Stefani pergi untuk nonton pagelaran kembang api.
Rio : “Bagus banget ya, Fan ?”
Stefani : “Iya”. ( mereka berdua memandangi langit yang penuh kembang api )
Rio : “nggak nyangka hubungan kita sudah berjalan 6 bulan ( sambil memegang tangan
Stefani ).

Tiba – tiba Arya menghampiri Rio dan Stefani
Arya : “Stefani. . . . .” ( dengan nada suara yang begitu keras )
Stefani : “Arya, kapan kamu pulang, kok kamu nggak bilang – bilang sama aku dulu . . .?
( dengan kagetnya )
Arya : “tadinnya aku mau buat kejutan sama kamu di hari Valentin ini ternyata apa yang aku
Dapatkan ?” ( berbicara dengan nada suara yang begitu keras )
Rio : “eh . . . lho siapa berani bentak – bentak cewek gue ?”
Arya : “Gue pacarnya dia dan asal lho tau hubungan kita sudah berjalan 1 setengah tahun.
Stefani : “sudahlah. . . . . Kalian nggak usah berantem, dilihatin banyak orang.”
Arya : “Sudahlah . . . . aku mau pergi”
Stefani : “Arya . . . Arya, dengerin penjelasan aku dulu.” ( berteriak memanggil Arya )

Arya tidak mengiraukan Stefani yang berteriak memanggilnya, ia bergegas pergi dengan naik motornya.
Arya : “Aku nggak nyangka kamu ngelakuin semua ini sama aku, Fan.”
( Arya berbicara dengan hati )

Dengan emosi yang mengebu – gebu Arya mengendarai motornya dengan begitu kencang dan tiba – tiba ada bus di depanya dan akhirnya aryapun tertabrak.
Dina : “Fan, Arya kecelakaan .”
Stefani : “kamu Serius.”
Dina : “Serius tadi aku dapat kabar dari temen Arya sekarang dia dirawat di Rs. Dr. Indriyanto