Pergi Unutk Kembali
Pada suatu hari stefani mendaftar disebuah Sekolah Mengah Pertama yaitu SMP N Sg Jakarta, Ia mendaftar seorang diri tiba – tiba seorang cewek yang menghapirinya.
Dina : “Hai . . .” ( Menyapa Dengan Penuh Senyuman )
Stefani : “Hai juga ,. . .”
Dina : “Mau daftar ya ?”
Stefani : “Iya”
Dina : “Kenalkan namaku Dina” ( Sambil mengelurkan tangan kanannya )
Stefani : ”Oh Ya. . . namaku Stefani” ( Menjabat tangan Dina )
Sesudah mendaftar keesokan harinya, Stefani mengikuti tes di Sekolah tersebut , iapun bertembu kembali dengan Dina.
Stefani : “Hai. . . bertemu lagi kita” ( Sambil memegang pundak Dina )
Dina : “Oh ya . . . apa kamu diruang ini juga”
Stefani : “Iya . . . eh sudah bel tuh kita masuk yuk . . .”
Dina : “Yuk . . .” ( Mereka berjalan menuju ruang tersebut )
Setelah mengikuti tes tersbut, Sterfani diterima disekolah tersebut dengan nilai yang cukup bagus setelah mengikuti tes tersebut kemudia ia pulang kerumahnya.
Stefani : “mama . . . .” ( memanggil dengan penuh semngat )
Ibu Ratna : “Ia Fan ada apa ?”
Stefani : “Aku Diterima disekolah itu Ma .”
Ibu Ratna : “Syukurlah. Selamat ya fan” ( Sambil memeluk Stefani )
Stefani : “Makasih Ma . . . .”
Ibu Ratna : “Ya sudah sana mandi dulu !”
Stefani : “Iya ma. Oh ya ma, nanti aku mau pergi sama temen – temen boleh kan.?”
( Dengan suara Memelas )
Ibu Ratna : “Pergi Kemana?”
Stefani : “Cuma Mau jalan – jalan aja. .”
Ibu Ratna : “Iya, mama izinkan”
Stefani : “terima kasih ma…”
Setelah mandi Stefani lalu pergi menuju mall ketempat ia dan Dina janjian.
Stefani : “maaf Din, Lama ya . . .”
Dina : “ya Gak papa, oh ya kenalkan temanku Vina”
Vina : “Hai . . . Saya Vina” ( Sambil mengulurkan tangan kanannya )
Stefani : “( Bertanya menyidik )” hai juga . .Saya Stefani,Kayaknya aku ngeliat kamu
Vina : “Iyalah . . Kita kan satu kelas”. ( Sambil memegang pundak Stefani )
Stefani : “masak sih . . . kok aku nggak nyadar, jadi kamu kelas VIIA ya . . ?”
Vina : “Iya . . . Semoga kita bisa jadi teman baik ya”. ( berkata dengan penuh senyuman )
Stefani : “aku harap sih begitu”
Dina : “Wah, aku dicuekin nih. . .!”
Stefani : “iya deh,maaf.” ( Sambil tersenyum )
Dina : “Jalan – jalan yuk”
Stefani dan Dina : “yuk . .”
Setelah puas jalan – jalan di mall, mereka memutuskan untuk pulang karena udah capek.
Stefani : “Aku pulang duluan ya .?”
Vina : “Ya, kamu naik apa ?” aku antar pulang yuk.”
Stefani : “Nggak papa, aku naik taksi aja. Sampai jumpa.”
( Pergi meninggalkan Dina dan Vina )
Dina dan Vina : “Iya sampai bertemu disekolah besok pagi.”
Keesokan harinya Stefani berangkat menuju sekolah didalam kelas ia bertemu dengan Vina dan Dina. Hari ini ia harus mengikuti MOS ( Masa Oreantasi Siswa ) sebagai tanda mereka telah menjadi siswa – siswi di SMP N 59 Jakarta. Disana Stefani, Dina dan Vina harus menghadapi kakak – kakak kelasnya.
Stefani : “Wah, Aku takut nih nanti diapain ya?”
Dina : “Iya kakak kelasnya galak – galak lagi . .”
Vina : “ssst. . . diam nanti dimarahin” ( memandangi Stefani dan Dina )
Lalu seorang kakak kelas mereka mengahampiri.
Arya : “Kalian semua harus mengikuti perintah dari kakak – kakak kelas. Apabila
Kalian membantah kalian akan mendapat hukuman dari kita semua
Mengerti !” ( Bicara dengan keras dan membentak - bentak )
Semua Siswa Baru : “Mengerti”! ( Menjawab dengan Tegas )
Stefani : “Wah keren banget ya, kakak kelas yang itu .” ( Sambil melihat arya )
Vina : “kamu bener banget Fan. Dia emang keren sih.”
Stefani : “Iya”
Vina : “Wah, naksir ya, Fan” ( Menggoda Stefani )
Stefani : “( Menjawab dengan malu – malu )” Apaan sih, kalian”.
Vina dan Dina : “Ciye – ciye . . fan”. ( terus menggoda Stefani )
Arya : “Ssst. . . diam dek!” ( Melihat mereka bertiga )
Stefani, Dina dan Vina : “Iya, kak”
Vina : “Wah Fani . . . Seneng Bnaget nih.”
Stefani : “Sssst. . . diam nanti dimarahin lagi!”
Waktu Istirahat Kedua mereka menuju ke kantin.
Stefani : “Capek nih minum dulu ah”
Dina : “Eh kak, temen aku mau kenalan nih” ( Menghentikan langkah arya )
Stefani : “Ap Sih Din?” ( malu – malu )
Arya :” siapa yang mau kelanalan sama saya”
Dina : “Ini kak, namanya stefani”
Arya : “hai . . . aku arya” ( mengulurkan tangan kanannya )
Stefani : “Hai . . aku Stefani”, maaf ya kak, temen – temen aku emang suka kayak gitu.”
Arya : “ya gak papa, duluan ya.” ( meninggalkan mereka bertiga ).
Vina dan Dina : “Ya, kak.”
Vina : “( Setelah Arya Pergi )” Ciye – Ciye fani bahagia nieh”
Stefani : “Apaan sih kalian ? udah deh jangan godain aku lagi. ( malu – malu )
Setelah Menjalani MOS selama 3 Hari, mereka pun resmi menjadi Siswa di SMP N 59
Jakarta
Stefani : “Ma . . .. Capek nih . .”
Ibu Ratna : “Emang kamu capek kenapa ?”
Stefani : “Tadi MOS, dan banyak kegiatanya, Ma .”
Ibu Ratna : “Gitu aja kok capek.” ( Meledek )
Stefani : “Oh ya ma, tadi aku bertemu sama kakak kelasku, dia keren banget ma?”
Ibu Ratna : “emang namanya sapa?”
Stefani : “Arya Ma, memang mama kenal !”
Ibu Ratna : “Enggak sih . . .”
Stefani : “Dia, anak kelas IXB, Salah satu anggota osis dan kata teman – temanya
Dia pintar”
Ibu Ratna : “Kamu naksir ya critanya” ( Menggoda Stefani )
Stefani : “Apaan sih ma, mama itu kayak Dina dan Vina aja, suka banget godain aku”
Ibu Ratna : “Ya Udah tidur sana uda pukul 21.30 WIB, Besok kamu bisa terlambat sekolah”
Stefani : “Iya Ma,” ( Pergi Menuju kamar )
Ibu Ratna : “Malam Stefani. Selamat tidur dan mimpi indah”
Stefani : “Iya Ma, Selamat tidur juga
Keseekon harinya ia pun berangkat sekolah dan seperti biasannya ia bertemu dengan Dina dan Vina.
Vina : “Fan, aku punya kabar baik buat kamu ?” ( Dengan penuh Semangat )
Stefani : “Kabar baik apa?”
Vina : “Tadi aku bertemu dengan kak arya, dia minta nomer HP kamu lho..”
Stefani : “Terus, kamu kasih”
Vina : “Ya iyalah aku kasih masak nggak sih..”
Dina : “Bel tuh masuk kelas yuk . . .”
Stefani dan Vina : “Ayo” ( Mereka berjalan untuk masuk kelas
Bel istirahat pun berbunyi mereka bertiga berjalan – jalan di taman dan mereka bertemu dengan Arya.
Arya : “Hai Semua ( Menyapa Stefani, Dina dan Vina )
Vina : “Eh kak, mau ngapain disini?”
Arya : “mau ngomong sama stefani, boleh kan?”
Dina : “Tentu saja boleh kak.” ( dengan tersenyum ).
Arya : “Maksih ya.”
Vina dan Dina : “Sama – sama, kak.”
Vina : “Kalau begitu kami pergi dulu ya?”
Stefani : “ya”
Lalu Dina dan Vina pergi meninggalkan Stefani dan Arya diteman Sekolah.
Stefani : “kakak mau bicara apa?”
Arya : “Aku mau ngajak kamu jalan.”
Stefani : “Kemana kak….?”
Arya : “Ke Kafe Mawar..”
Stefani : “Sebentar, Aku fikir – fikir dulu.”
Arya : “Ayolah, nggak usah terlalu lama mikir.”
Stefani : “Iya deh kak, aku mau.”
Arya : “nanti aku tunggu kamu di gerbang sekolah ya?”
Stefani : “Iya kak”
Bel pulangpun berbunyi lalu Stefani pun berlari menuju gerbang Sekolah dan disitu arya sudah menunggu diatas motornya .
Arya : “Ayo Fan naik”
Stefani naik ke motor Arya dan merekapun menuju kafe mawar setelah di kafe mereka masuk dan duduk .
Arya : “Kamu mau minum apa”
Stefani : “terserah kakak aja.”
Arya : “kalau gitu, 2 Gelas Cappicino ya mbak?”
Pelayanpun pergi untuk mengambil pesanan Stefani dan Arya.
Pelayanan : “Ini mas” ( Meletakkan pesanan Stefani dan Arya )
Arya : “Makasih ya mbak.”
Ditengah minum tiba – tiba Arya berbicara
Arya : “Fan, aku sudah suka sama kamu sejak pertama kali aku ngeliat kamu.”
( berbicara dengan suara terputus – putus )
Stefani : “Apa kak. . . . kakak suka sama aku.” ( kaget )
Arya : “iya Fan, aku beneran suka sama kamu.”
Stefani : “terus kakak mau apa..”
Arya : “kakak mau kamu menjadi pacar kakak”
Stefani : “Tapi..”
Arya : “Tapi apa Stefani..”
Stefani : “Tapi aku tidak bisa menolak cinta kakak” ( Sambil Tersenyum )
Akhirnya mereka berdua jadian disiang itu dan seperti biasa Stefani pergi sekolah dan bertemu kedua sahabatnya yaitu Dina dan Vina.
Stefani : “aku punya kabar gembira lho . . .”
Dina : “kabar baik apa Fan ? ( Penasaran dengan kabar yang Stefani mau katakana )
Stefani : “Aku Sudah jadian Lho . . . .”
Dina : “selamat, ya Fan.” ( Sambil memeluk Stefani )
Vina : “Aku juga mau ngucapin selamat .
Stefani : “terima kasih ya kalian berdua memang sahabat terbaikku”
Dina : “Traktiranya mana , Fan?”
Stefani : “Ian anti kalau istirahat kalian akan teraktir makan di kantin “
Vina : “Asyik tuh.”
Bel istirahatpun berbunyi dan mereka pergi menuju kantin dan di kantin ia bertemu dengan Arya.
Dina : “Fan, tuh pacar kamu tuh?”
Stefani : “Apaan sih. . .” ( Malu – malu )
Vina : “gak usah malu Fan. Arya kan sudah jadi cowok kamu.”
Dina : “ya, masak sama cowok sendiri malu.” ( Meledek Stefani )
Arya : “Hai . . . . Fan.”
Vina : “Wah, yang disapa Stefani aja nih . .”
Dina : “Iya, Kak Arya lupa nih?”
Arya : “Oh. Maaf deh! Oh ya Fan, pulang sekolah jalan yuk !! nanti aku tunggu
Ditempat biasanya ?
Stefani : “Iya, Kak.”
Bel sekolahpun berbunyi dan mereka bertemu di gerbang sekolah. Lalu menuju disebuah mall.
Arya : “Makan dulu yuk . . . laper ?”
Stefani : “Terserah kakak.”
Arya : “ disitu aja ya Fan.” ( Menuju sebuah restoran )
Stefani : “ya”
Kemudian mereka berdua makan ditempat yang ditunjuk oleh arya. Ditengah – tengah makan Arya berbicara kepada Stefani.
Stefani : “Kenapa kakak diam dari tadi.?”
Arya : “tidak ada apa – apa”
Stefani : “Ayolah kakak jujur saja sama aku,” ( menatap mata Arya )
Arya : “Fan, Setelah lulus nanti aku akan melanjutkan sekolahku di luar negeri, kamu
Gak papa kan. Kalau aku tinggal.
Stefani : “berapa lama kakak disana.?”
Arya : “munkin sekitar 2 tahun.”
Stefani : “kenapa kakak gak ngalanjutin sekolah disini aja?”
Arya : “soalnya orang tua kakak akan pindah ke Amerika dan sebagai anak aku harus
Ikut Mereka kan.?”
Stefani : “iya kak, tapi aku bagaimana.?”
Arya : “Kamu gak usah sedih , aku pergi untuk sementara dan aku pasti kembali untuk kamu”
Stefani : “kakak janji !”
Arya : “ya kakak janji akan kembali dan kamu janji juga kepada kakak untuk setia menunggu
kakak pulang.”
1 tahun berlalu Arya telah Lulus SMP N 59 Jakarta dan Arya pun telah pergi ke Amerika meningggalkan stefani.
Dina : “Sudah Fan, gak usah sedih kayak gitu donk.?”
Vina : “Iya Fan, kita kan jadi ikutan sedih.”
Dina : “lagian Arya kan bukan pergi selamanya”
Vina : “ya, pasti dia akan kembali.”
Stefani : “Terima kasih, kalian mau menghiburku”
Dina dan Vina : “Ya sama – sama kamu kan sahabat kita.”
Tiba – tiba guru ,masuk dengan seorang siswa baru.
Ibu Ani : “Pagi anak – anak:
Siswa : “Pagi . . . . .”
Ibu Ani : “Anak – anak kenalkan ini siswa baru namanya Rio Ardiyanto pindahan dari Surabaya
Ibu berharap kalian bisa berteman dengan baikdengan Rio.
Siswa : “iya bu….”
Ibu Ani : “Silahkan Rio kamu duduk disamping Stefani.”
Kemudian Rio duduk disamping Stefani
Rio : “kenalkan Aku Rio”
Stefani : “Stefani”
Setelah bel berbunyi Stefani, Dina dan Vina pergi ke kantin dan disitu Rio menghampiri mereka
Rio : “hai Stefani”
Stefani : “Hai Jugam, Rio”
Rio : “Aku boleh gabung nggak”
Stefani : “boleh kok, kenalkan itu kedua temanku Dina dan Vina.” ( Sambil menunjuk Dina dan
Vina )
Stefani : “Aku pergi dulu ya, Rio.”
Rio : “ya”
Dina : “Aku ikut”
Vina : “Aku Juga.” ( mereka bertiga meninggalkan Rio )
Dina : “Kayaknya Rio Suka deh sama kamu”
Stefani : “Kamu ngomong apa sih, Din?
Vina : “Iya . . . . . stefani kan udah punya Arya.”
Stefani : “Udalah jangan bahas it uterus !”
Setelah pulang sekolah Stefani, Dina dan Vina berencana untuk pergi ketoko buku bersama, tapi tiba –tiba Rio menemui dan berkata.
Rio : “Fan, aku antar pulang yuk.”
Stefani : “nggak usah”
Rio : “Ayolah.” ( Rio Membujuk )
Dina : “ya sudah Fan, ikut Rio saja.!”
Stefani : “Lalu acara jalan – jalan kita gimana.?”
Vina : “Besok kan juga bisa, kasian tuh sama Rio.”
Stefani : “Ya, sudah kalau gitu aku duluan ya?
Vina dan Dina : “Ya sampai jumpa Fan.”
Stefani pergi dengan Rio Meninggalkan 2 sahabatnya .
Rio : “Sebelum kamu aku antar pulang, kita mampir ke kafe dulu ya.?”
Stefani : “Tapi, aku sudah janji sama mama mau pulang cepat.”
Rio : “Please,Stefani.”
Stefani : “ya sudah deh, tapi jangan lama – lama.”
Rio : “Ya, kamu santai aja.”
Dikafe tersebut Rio Menyataka Cintanya kepada Stefani
Rio : “Sejak pertma kami aku ngeliat kamu aku sudah suka dengan kamu.”
( Berbicara dengan suara terputus – putus )
Stefani : “kamu suka sama aku ? apa aku nggak salah denger?”
Rio : “Nggak kok, kamu gak salah denger aku memang suka sama kamu maukan jadi
Pacarku ?” ( Memohon – mohon )
Stefani berfikir sejenak, lalu ia berpikir lebih baik ia menrima Rio untuk mengatasi rasa kesepianya dan dia berpikir munkin Arya di amerika sudah memilki Cewek lain.
Stefani : “( Menjawab dengan tegas )” Aku mau !”
Rio : “Apa?”
Stefani : “Aku mau”( bicara dengan suara yang keras )
Keesokan harinya ia berencana untuk jalan – jalan dengan Dina dan Vina kesebuah Taman.
Stefani : “Din, aku sudah jadiab lho . . . sam Rio ?
Dina : “Masak sih ? jadi sekarang kamu selingkuh ?
( bertanya dengan perasaan kaget )
Stefani : “Ya aku nggak tau harus menjawab apa, ya sudah aku jawab ia saja.” ( berbicara
dengan santai )
Vina : “Ya . . . sudahlah kita Cuma bisa mendukung keputusanmu saja. Kalau kamu mennggap
ini yang terbaik untuk kamu” ( sambil memegang pundak Stefani )
6 bulan Sudah berlalu hubungan Rio dan Stefanipun berjalan dengan baik. Dihari kasih sayang tepat 14 Februari itu, Rio dan Stefani pergi untuk nonton pagelaran kembang api.
Rio : “Bagus banget ya, Fan ?”
Stefani : “Iya”. ( mereka berdua memandangi langit yang penuh kembang api )
Rio : “nggak nyangka hubungan kita sudah berjalan 6 bulan ( sambil memegang tangan
Stefani ).
Tiba – tiba Arya menghampiri Rio dan Stefani
Arya : “Stefani. . . . .” ( dengan nada suara yang begitu keras )
Stefani : “Arya, kapan kamu pulang, kok kamu nggak bilang – bilang sama aku dulu . . .?
( dengan kagetnya )
Arya : “tadinnya aku mau buat kejutan sama kamu di hari Valentin ini ternyata apa yang aku
Dapatkan ?” ( berbicara dengan nada suara yang begitu keras )
Rio : “eh . . . lho siapa berani bentak – bentak cewek gue ?”
Arya : “Gue pacarnya dia dan asal lho tau hubungan kita sudah berjalan 1 setengah tahun.
Stefani : “sudahlah. . . . . Kalian nggak usah berantem, dilihatin banyak orang.”
Arya : “Sudahlah . . . . aku mau pergi”
Stefani : “Arya . . . Arya, dengerin penjelasan aku dulu.” ( berteriak memanggil Arya )
Arya tidak mengiraukan Stefani yang berteriak memanggilnya, ia bergegas pergi dengan naik motornya.
Arya : “Aku nggak nyangka kamu ngelakuin semua ini sama aku, Fan.”
( Arya berbicara dengan hati )
Dengan emosi yang mengebu – gebu Arya mengendarai motornya dengan begitu kencang dan tiba – tiba ada bus di depanya dan akhirnya aryapun tertabrak.
Dina : “Fan, Arya kecelakaan .”
Stefani : “kamu Serius.”
Dina : “Serius tadi aku dapat kabar dari temen Arya sekarang dia dirawat di Rs. Dr. Indriyanto
Selasa, 20 Maret 2012
Minggu, 01 Januari 2012
Puisi Lagu Letto = Permintaan Hati
Untuk *****
cahayaku
nggak ada kata yang bisa aku sampaikan
selain maaf dan terimakasih
sudah memberikan arti di hidupku yang sempit ini
aku harus pergi
bukan meninggalkanmu
tapi hanya terlepas darimu
jika kamu yakin akanku
maka memang inilah cara yang terbaik
untuk di jalankan
cahayaku
nggak ada kata yang bisa aku sampaikan
selain maaf dan terimakasih
sudah memberikan arti di hidupku yang sempit ini
aku harus pergi
bukan meninggalkanmu
tapi hanya terlepas darimu
jika kamu yakin akanku
maka memang inilah cara yang terbaik
untuk di jalankan
Langganan:
Postingan (Atom)
